Bentuk Latihan Kesegaran Jasmani Terpopuler

Bentuk Latihan Kesegaran Jasmani. Sebelum kita melihat bentuk latihan kesegaran jasmani, perlu kita ketahui setidaknya ada tiga kelompok bentuk aktivitas fisik yang ditemukan di masyarakat antara lain (Cooper, 2001) sebagai berikut:

  1. Kelompok dengan tingkatan malas bergerak (sedentary), mereka sedikit atau tidak ada aktivitas sama sekali. Kelompok ini adalah mereka berada pada ditingkat yang sangat mungkin memperoleh lebih banyak penyakit, usianya lebih pendek, dan kulitas hidupnya relatif rendah.
  2. Tingkat olahraga dengan intesitas rendah, untuk kebugaran dan umur panjang. Mereka yang berada tingkat ini cenderung akan menikmati manfaat nyata lebih tinggi dari mereka ditingkat pertama, artinya laju penyakitnya lebih rendah dan umurnya lebih panjang.
  3. Tingkat olahraga seorang atlit yang mendekati tingkat kebugaran yang diperlukan untuk pertandingan, tetapi tidak overtraining (latihan yang sangat berlebihan) yang juga bisa berbahaya bagi kesehatan.
    Untuk mereka yang cukup sehat dan memiliki kebugaran yang baik petunjuk ini dapat memberikan manfaat maksimal (terutama kesegaran aerobik), dan resiko minimal (misal gangguan kardiorespirator, ortopedik dan stres, oleh karena panas).

Frekuensi dan Intensitas Latihan Kesegaran Jasmani

Frekuensi: 3 sampai 5 kali seminggu (dua hari sekali, latihan tiga kali seminggu).
Intensitas: Kurang lebih 60 – 85 % dari denyut jantung maksimal, ini berarti latihan sampai berkeringat dan bernafas dalam, tanpa timbul sesak nafas atau timbul keluhan (nyeri dada, pusing). Denyut jantung maksimal yang secara mudah adalah 220 – umur dengan variasi dikurangi sepuluh denyut per menit dan yang lebih bagus lagi untuk atlit dengan menggunakan metode concony yaitu sampai ambang batas anaerobik yang tingkat laktat dalam darah adalah 2 sampai 4 mm/liter.

Untuk lebih jelasnya intensitas latihan tersebut dapat dilihat pada tabel berikut, dan disarankan bagi mereka yang baru mulai latihan dengan intensitas rendah.

tabel intensitas latihan kesegaran jasmaniUntuk menghitung denyut jantung sebenarnya ada alat khusus yang otomatis dapat dilihat tetapi karena mahal dan perlu biaya maka dengan cara yang sederhana pada waktu latihan terpaksa harus berhenti sejenak lalu dihitung denyut nadinya di bagian tangan atau di leher samping di bawah dagu, hitunglah selama 6 detik, lalu hasil kalikan dengan sepuluh atau hitung selama sepuluh detik lalu kalikan dengan enam.

Jenis Olahraga Sebagai Latihan Kesegaran Jasmani

tabel olahraga berkaitan dengan latihan kesegaran jasmaniSebagai bahan pertimbangan dan indikasi kesegaran kardiovaskular dapat kita kontrol dengan pengukuran tekanan darah. Ini dapat dilakukan dengan mudah dengan cara meraba pada pergelangan tangan atau pada leher, bila perlu dilakukan dengan tensi meter.

Baca Juga => Latihan Kebugaran Jasmani

Program Latihan Kesegaran Jasmani

Program-program latihan kesegaran jasmani atau olahraga yang dianjurkan dilakukan untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan dan kebugaran fisik bisa menggunakan model sebagai berikut (Cooper Kenneth H, 2001):

A. Berjalan cepat : Untuk Latihan Kesegaran Jasmani

tahapan latihan kesegaran jasmani

Setelah terjadi adaptasi atau penyesuaian tubuh yang ditandai dengan kita tidak merasakan kelelahan yang berarti setiap melakukan tahapan kegiatan. Sebaiknya kita tingkatkan kegiatan dengan aktivitas fisik berupa lerilari kecil atau jogging.

B. Jogging : Untuk Latihan Kesegaran Jasmani

C. Berenang : Untuk Latihan Kesegaran Jasmani

tahapan renang untuk latihan kesegaran jasmaniD. Bersepeda : Untuk Latihan Kesegaran Jasmani

bersepeda untuk latihan kesegaran jasmaniE. Loncat Tali Untuk Latihan Kesegaran Jasmani

Program latihan dengan menggunakan tali (skeeping) sangat baik untuk kebugaran. Ini dapat dilakukan secara individu maupun secara bekelompok. Kalau berkelompok biasa dengan menggunakan tali yang lebih panjang. Adapun bentuk program latihan sebagai berikut.

loncat tali untuk latihan kesegaran jasmaniF. Naik Turun Tangga Untuk Latihan Kesegaran Jasmani

naik turun tangga untuk latihan kesegaran jasmaniCara Melakukan Latihan Kesegaran Jasmani

Olahraga atau latihan yang terencana dan teratur serta dilakukan secara rutin, sangat bermanfaat untuk kesehatan dan kebugaran fisik kita. Dengan dimilikinya kesehatan dan kebugaran jasmani, seseorang akan dapat melaksanakan tugas sehari-hari tanpa mengalami kelelahan yang berarti. Jika menghadapi keadaaan darurat dalam perkerjaan masih sanggup menghadapi dan mengatasinya dengan baik.

Oleh karena itu sudah saat nya kita mulai membiasaakn diri melakukan aktivitas fisik dan menjadikannya sebagai kebutuhan dalam kehidupan sehari-hari. Sebaiknya dalam melakukan olahraga dilakukan pada intensitas sedang sampai sub-maksimal (60 s/d 85 % dari Denyut Nadi Maksimal).

Olahraga yang sesuai dengan intesitas tersebut dan aman serta tidak perlu biaya yang dapat dilakukan seperti; berjalan dengan cepat, lari-lari kecil, berenang santai, bersepeda, naik turun tangga atau bangku, menari ikuti musik, dan lainnya. Olahraga tersebut dapat dilakukan dan sangat baik untuk kesehatan dan kesegaran jasmani.

Hanya dengan sehat kita dapat berkerja dengan baik, dan dengan kesegaran jasmani seseorang akan lebih produktif. Salah satu kunci hidup sehat adalah olahraga dengan teratur.

Itulah artikel mengenai bentuk latihan kesegaran jasmani. Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi para pembaca teras olahraga. Jangan lupa untuk melihat artikel menarik lainnya di website ini. Terima Kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *