Cara Melatih dan Meningkatkan Teknik Lari

Cara melatih teknik lari. Beberapa cabang olahraga ada yang melibatkan aktivitas lari seperti lari pada olahraga permainan dan yang diperlombakan, seperti pada cabang olahraga Atletik. Cara melatih dan meningkatkan teknik lari memang sangat dibutuhkan untuk menunjang dan mendukung performa ketika bertanding. Salah satu caranya adalah yang pernah diungkap pada menshealth yaitu “Jadikan setiap otot mencapai kapasitas puncaknya untuk optimalkan lari Anda“. Dalam artikel ini akan dibahas mengenai latihan pada bagian tubuh mana saja yang dapat memaksimalkan teknik lari kita.
Glutes (Melatih otot pinggul). Bagian tubuh yang biasanya kurang diperhitungkan pada saat melakukan gerakan lari –glutes yang kuat berarti akselerasi yang lebih baik. Sebaliknya, jika lemah malah bisa menyebabkan cedera.
Cara Melatih dan Meningkatkan Teknik Lari

Bentuk latihan untuk meningkatkannya adalah Jumping split-squats. Manfaatnya adalah untuk meningkatkan jangkauan gerak langkah, kekuatan, dan power, yang berguna pada saat melakukan teknik berlari.
Jumping split-squats

Otot inti (Core Muscle). “Otot inti yang kuat bekerja dengan ayunan lengan dan langkah kaki sehingga memberikan stabilitas dan kondisi yang efisien,” jelas Steph Davies, seorang fisioterapis.
Cara meningkatkannya: Dalam sebuah studi di Universitas Barry, para pelari yang mengikuti sesi latihan otot inti mampu memangkas waktu 5 K mereka hingga 3 persen. Pelatih kekuatan Gareth Cole menyarankan overhead reverse lunge, side plank, dan single-arm plank untuk melatih tubuh bagian tengah yang solid.
Betis. Otot ini memberikan kekuatan dan daya tahan yang secara berulang-ulang mendorong tubuh kita di atas trek.
Cara meningkatkannya seperti yang diungkap Fisioterapis James Bowles yaitu : Gulirkan bola tenis di bawah kaki dengan posisi tangan tetap bertumpu pada meja. Terus gulirkan sampai merasa bolanya akan terlepas. Hal ini akan meningkatkan kemampuan menarik jaringan melalui otot betis untuk gerakan yang eksplosif.
Engkel. Kaki dan engkel (pergelangan kaki) adalah alat penggerak untuk bergerak maju. Jika bagian ini lemah, efek negatifnya akan memengaruhi otot-otot bagian atas tubuh.
Cara meningkatkannya: Saat berlari di atas 7.5 kilometer per jam, engkel memberikan power sebanyak 47 persen. Melatih engkel akan membuat kita terhindar dari cedera dan menambah daya dorong kaki. Bentuk latihannya adalah lompat ke depan dan ke belakang dengan satu kaki, dengan lutut yang sedikit ditekuk, kemudian ke kiri ke kanan. Ganti kaki dan ulangi.
Hamstring. Terkadang sering diabaikan untuk dilatihkan, otot hamstring yang kuat penting untuk langkahan kita dan juga dapat mencegah gangguan pada sendi lutut.
Cara meningkatkannya: Pelatih kekuatan. John McMahon, menyarankan, “Berlututlah dibantu dengan seseorang yang memegang pergelangan kaki dari belakang dan kemudian secara perlahan-lahan turunkan tubuh ke lantai. Stabilkan posisi tubuh supaya tetap lurus. Lalu dorong tubuh kembali ke posisi awal.”
Bahu. Bahu dan lengan yang relaks membantu untuk mempertahankan postur tubuh ketika berlari secara efisien.
Cara meningkatkannya: Goyangkan bahu untuk melepaskan ketegangan. Penelitian di Central Washington University menemukan bahwa latihan ini meningkatkan kecepatan kita karena tubuh kita rileks yang menurunkan tingkat hambatan (resistance).

Nah itulah artikel mengenai cara melatih dan meningkatkan teknik lari. Semoga bisa bermanfaat bagi para pembaca sekalian. Terima kasih.

Incoming seach terms:

  • Cara melatih teknik lari
  • Melatih kemampuan lari
  • Bagian tubuh yang dilatih untuk lari
  • Cara meningkatkan teknik lari
  • Melatih dan meningkatkan teknik lari
(Visited 4 times, 1 visits today)
Cara Melatih dan Meningkatkan Teknik Lari | Kang Ikal | 4.5