Tes Kekuatan Tangan, Punggung, dan Tungkai

Salam sobat teras olahraga. Artikel kali ini, akan kita bahas mengenai salah satu tes fisik kekuatan bagian tubuh. Tes fisik kekuatan pada artikel kali ini adalah tes kekuatan tangan, punggung, dan tungkai. Tes fisik kekuatan tangan menggunakan alat hand dynamometer. Sedangkan untuk mengetes punggung dan tungkai menggunakan tes back and leg dynamometer.

Manfaat dari melakukan tes fisik kekuatan ini adalah untuk mengukur tingkat kekuatan tangan, punggung dan tungkai seseorang. Sehingga dapat dijadikan bahan evaluasi dalam proses latihan atau program latihan.

Hand dynamometer

Tujuan tes ini adalah untuk mengukur komponen kekuatan otot lengan.

Alat yang dibutuhkan adalah Hand dynamometer

Pelaksanaan tes :

a. sampel berusaha menekan alat dengan kedua tangan secara bersama-sama sekuatnya, kemudian alat tersebut menunjukkan besarnya dari kemampuan menekan sampel tersebut.

b. sampel berusaha untuk menarik alat tersebut dengan kedua tangan berlawanan arah sekuat-kuatnya, pada alat tersebut dapat terlihat besarnya kemampuan menarik dari orang tersebut.

Back dynamometer

Tujuan tes ini untuk mengukur komponen kekuatan otot punggung.

Alat yang digunakan adalah Back dynamometer.

Pelaksanaan tes :Back dynamometer

Sampel berdiri, panggul dirapatkan ke dinding, badan dibungkukkan ke depan. kedua tangan lurus memegang dynamometer dengan kedua lengan lurus. Kemudian orang berusaha sekuat-kuatnya mengangkat badannya ke atas, sehingga menuju kepada sikap berdiri tegak. Alat tersebut menunjukkan angka yang menyatakan besarnya kekuatan kontraksi dari otot punggung tersebut.

Skor : Besarnya kekuatan tarikan otot punggung sampel yang dapat dilihat pada alat pengukur, setelah sampel melakukan tes tersebut.

Leg dynamometer

Tujuan tes ini untuk mengukur kekuatan otot tungkai.

Alat yang digunakan adalah leg dynamometer.

Pelaksanaan tes :

Sampel memakai pengikat pinggang, kemudian berdiri dengan menekukkan kedua lututnya hingga bersudut kurang lebih 45 derajat, lalu ikat pinggang tersebut dikaitkan pada leg dynamometer. Setelah itu sampel berusaha sekuat mungkin meluruskan kedua tungkainya. Setelah meluruskan tungkai secara maksimal kemudian dilihat jarum pada alat leg dynamometer menunjukkan angka berapa. Angka tersebut menyatakan besarnya kekuatan otot tungkai sampel.

Itulah artikel mengenai tes kekuatan tangan, punggung, dan tungkai yang bisa digunakan untuk mengukur sejauh mana tingkat kekuatan seseorang. Jangan lupa untuk melihat artikel menarik lainnya di website ini. Terima Kasih.

(Visited 15 times, 1 visits today)
Tes Kekuatan Tangan, Punggung, dan Tungkai | Kang Ikal | 4.5