Latihan Peregangan Untuk Melatih Kelentukan (Fleksibilitas)

Latihan Peregangan Untuk Melatih Kelentukan (Fleksibilitas). Metode latihan peregangan merupakan salah satu bentuk latihan untuk melatih kelentukan (fleksibilitas). Metode latihan peregangan memiliki 4 macam metode diantaranya adalah metode latihan peregangan dinamis, statis, pasif dan PNF (Propioceptor Neuromuscular Fasilitation).

Latihan Peregangan Untuk Melatih Kelentukan

Latihan Peregangan Dinamis

Peregangan dinamis, dilakukan dengan melakukan gerakan-gerakan meregangkan. Dengan tujuan untuk mencapai pergerakan persendian seluas mungkin, melampaui batas kemampuan yang dimiliki. latihan ini terkendala oleh adanya stretch reflect (reflek regang).

Stretch reflect yang terdapat pada metode peregangan dinamis ini, disebabkan karena terjadinya regangan mendadak pada otot yang sedang bekerja. Sehingga dapat mengakibatkan terangsangnya reseptor anulospiral.

latihan peregangan untuk melatih kelentukan peregangan dinamisStretch reflect (reflek regang) tersebut menjadi kendala bagi meningkatnya luas pergerakan yang sedang dilakukan oleh persendian. Dikarenakan pada setiap terjadinya regangan pada sendi juga menyebabkan regangan pada otot yang sedang bekerja maka peregangan pada sendi tersebut tidak akan maksimal dan semakin luas.

Latihan Peregangan Statis

Latihan peregangan statis merupakan perbaikan terhadap latihan peregangan dinamis. Pada metode ini, tidak terjadi stretch reflect (reflek regang) seperti pada metode peregangan dinamis.

Pergerakan sendi untuk memperluas ruang geraknya bisa dilakukan secara maksimal dan kontinu (terus menerus) sesuai kemampuannya, kemudian dipertahankan untuk beberapa waktu dan diulang beberapa kali sesuai instruksi dari pelatih, instruktur dsb.

peregangan statisKarena gerakan dalam latihan peregangan statis ini dilakukan secara kontinu maka tidak terjadi peregangan otot secara mendadak dan sudah pasti tidak ada stretch reflect (reflek regang).

Latihan Peregangan Pasif

Latihan peregangan pasif merupakan kelanjutan dari latihan peregangan statis. Bedanya dengan latihan peregangan ini adalah dibantu oleh orang lain untuk memaksimalkan ruang gerak persendian meluas semaksimal mungkin.

peregangan pasifGerakan yang dilakukan pada metode pasif ini bisa menggunakan gerakan pada metode peregangan statis cuma dibantu oleh teman untuk menekan atau menarik bagian tubuh kita terutama sendi supaya bisa meregang seluas mungkin.

Batasan menekan atau menarik bagian tubuh pada metode peregangan pasif ini, sampai muncul rasa nyeri sedikit kemudian baru ditahan beberapa waktu (dianjurkan 20 detik), pengulangan gerakan bisa disesuaikan dengan anjuran pelatih.

Latihan Peregangan PNF (Propioceptor Neuromuscular Facilitation)

Peregangan PNF merupakan kelanjutan dari peregangan pasif. Latihan ini melibatkan peran Golgi tendon organ. Setelah seseorang melakukan peregangan dengan metode pasif sampai terjadi rasa nyeri, dorongan diberikan lebih jauh lagi. Tapi orang yang melakukan harus melawan ke arah yang berbeda dari dorongan orang yang membantunya.

Dengan adanya perlawanan dari yang melakukan terhadap seseorang yang membantu mendorong tersebut maka orang yang menjadi pendorong harus menambah kekuatan dorongannya.

peregangan pnfDengan salah satu bentuk latihan peregangan untuk melatih kelentukan ini, maka orang yang melakukan gerakan sedang mengalami kontraksi isometrik, yang semakin lama akan semakin kuat dan tingkat ketegangan otot akan semakin meningkat.

Metode peregangan ini harus dilakukan oleh orang yang paham dalam hal mekanisme fisiologiknya. Jika tidak sangat paham bisa berujung pada cedera otot dan sendi.

Itulah artikel mengenai bentuk latihan peregangan untuk melatih fleksibilitas. Semoga bisa bermanfaat bagi para pembaca sekalian. Terima Kasih.

(Visited 262 times, 1 visits today)

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.