Pemahaman Konsep Latihan dalam Olahraga

Konsep Latihan dalam Olahraga. Proses latihan dalam olahraga memiliki konsep atau aturan yang harus dijalankan oleh semua pelatih dan diikuti oleh atletnya. Pemahaman mengenai konsep latihan ini, akan membantu pelatih dalam membina atletnya yang sedang dalam proses latihan menuju pertandingan untuk meraih prestasi. Dalam artikel kali ini akan dibahas mengenai 3 konsep latihan mulai dari pengertian latihan, prinsip-prinsip latihan dan beban latihan.

Pengertian Latihan dalam Olahraga

Latihan merupakan suatu proses aktivitas yang dilakukan untuk meningkatkan suatu keterampilan maupun kondisi fisik. Latihan adalah suatu proses mempersiapkan fisik dan mental anak latih secara sistematis untuk mencapai mutu prestasi optimal dengan diberi beban latihan yang teratur, terarah, meningkat berulang- ulang waktunya.

Menurut Harsono (1988: 34) tujuan serta sasaran utama dari latihan atau training adalah untuk meningkatkan keterampilan dan prestasi atlet dengan maksimal.

Berdasarkan pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa latihan merupakan suatu proses yang dilakukan secara berulang-ulang dan sistematis untuk meningkatkan keterampilan dan kondisi fisik atlet agar dapat mencapai prestasi yang optimal.konsep latihan dalam olahraga

Prinsip-Prinsip Latihan dalam Olahraga

Dalam melakukan proses latihan seorang pelatih harus mengacu pada prinsip-prinsip dalam proses berlatih. Oleh karena itu dalam proses latihan haruslah mempunyai prinsip latihan agar pelaksanaan proses berlatih dapat mencapai hasil yang maksimal.

Menurut Djoko Pekik (2002: 43) mengungkapkan bahwa prinsip yang perlu diperhatikan dalam proses berlatih melatih adalah: (a) Prinsip beban lebih, (b) Prinsip kembali asal (reversible), (c) Prinsip kekhususan, (d) Prinsip individual.

Ada juga prinsip latihan Menurut Suharno (1981: 4) adalah dalam melakukan latihan perlu memperhatikan beberapa prinsip latihan yaitu: (a) Prinsip kontinuitas latihan, (b) Kenaikan beban latihan dari sedikit demi sedikit dan teratur, (c) Prinsip interval, (d) Prinsip individual, (e) Prinsip stress, (f) Prinsip spesialisasi.

Dari berbagai pendapat dapat disimpulkan bahwa prinsip latihan sangat membantu atlet untuk melakukan latihan yang optimal. Selain itu juga bagi pelatih dapat melakukan proses berlatih yang tepat agar dapat meningkatkan prestasi atlet karena mencakup berbagai aspek baik psikis maupun biologis. Latihan yang efektif dan efisien sangat diperlukan agar potensi atlet dapat dikembangkan secara maksimal.

Beban Latihan

Beban latihan sangat diperlukan dalam proses latihan. Menurut Remmy Muchtar (1992: 12), beban latihan secara bertahap harus terus ditingkatkan sesuai kemampuan pemain (progressive overload).

Beban latihan dapat dibedakan atas beban luar dan beban dalam di satu sisi, dan beban fisik dan beban psikis di lain sisi. Namun yang lebih populer dibahas dalam teori training adalah pengelompokkan yang pertama yaitu beban luar (outer loads) dan beban dalam (inner loads), meskipun pada prinsipnya cukup sulit membedakan antara keduanya.

Beban luar ditentukan oleh bentuk-bentuk latihan yang berkaitan dengan intensitas, volume, interval, durasi dan frekuensi beban (Rothig & Grossing, 1985). Kelima faktor inilah yang merupakan karakteristik atau ciri pembebanan latihan.

Beban luar dapat merangsang timbulnya beban dalam, yang diartikan sebagai efek-efek pembebanan terhadap atlet dalam bentuk perubahan-perubahan fungsi organisme tubuh. Perubahan-perubahan fungsi tersebut terjadi secara fisiologis, morphologis dan biokemis.

Menurut Djoko Pekik Trianto (2002: 51) beban (loading) diartikan sebagai rangsang motorik yang dapat diatur oleh olahragawan maupun pelatih guna meningkatkan prestasi.

Menurut Sukadiyanto (2005:17) beban latihan harus mencapai atau melampaui sedikit di atas ambang rangsang. Sebab beban yang terlalu berat akan mengakibatkan tidak mampu diadaptasi oleh tubuh, sedang bila terlalu ringan tidak berpengaruh terhadap peningkatan kualitas fisik, sehingga beban latihan harus memenuhi prinsip moderat.

Berdasarkan uraian di atas beban latihan dapat diartikan sebagai ukuran atau suatu takaran yang diberikan kepada atlet pada saat latihan untuk meningkatkan kualitas dan prestasi atlet. Beban latihan ini meliputi intensitas, volume, frekuensi dan recovery yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan atlet.

Dengan memahami uraian mengenai konsep latihan dalam olahraga, maka seorang pelatih akan dapat memberikan program latihan pada atletnya sesuai dengan kaidah kepelatihan olahraga. Efek dari pemahaman ini adalah pelatih tidak akan salah memberikan bentuk latihan dan beban latihan. Sehingga latihan yang diberikan kepada atletnya tepat sasaran sesuai kebutuhan atlet.

Itulah artikel mengenai konsep latihan dalam olahraga. Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi para pembaca. Terima Kasih.

(Visited 40 times, 1 visits today)
Pemahaman Konsep Latihan dalam Olahraga | Kang Ikal | 4.5