Pertumbuhan dan Perkembangan Jasmani Anak Usia Dini

Pertumbuhan dan Perkembangan Jasmani Anak Usia Dini. Pertumbuhan manusia sangat kompleks. Bukan hanya karena adanya variasi di antara dua jenis kelamin atau di antara dua orang yang berbeda, tetapi juga ada variasi di dalam diri orang yang sama dari waktu ke waktu selama proses pertumbuhan berlangsung.

Masa kanak-kanak memiliki karakteristik pertumbuhan yang lamban dan relatif stabil.  Tulang-tulang masih lemah dan akan tetap bertahan seperti itu hingga masa pertumbuhan berakhir, yaitu sekitar akhir masa remaja.

Masa kanak-kanak merupakan periode yang ditandai dengan peningkatan tinggi badan, berat badan dan massa otot secara terus menerus. Laju pertumbuhan pada masa kanak-kanak memang tidak secepat pada periode awal atau masa bayi, dan berangsur-angsur akan melambat seiring masuknya anak ke usia remaja.

Masa kanak-kanak secara garis besar dapat dibagi menjadi 3 periode, yaitu:

  1. periode usia 2 sampai 6 tahun yang disebut dengan awal masa kanak- kanak (usia kelompok bermain-taman kanak-kanak),
  2. periode usia 6 sampai 9 tahun yang disebut dengan periode pertengahan masa kanak-kanak (usia kelas 1-4 sekolah dasar), dan
  3. periode usia 9 sampai 2 tahun yang disebut dengan periode akhir masa kanak-kanak (usia kelas 4-6 sekolah dasar).
Pola gerak dasar (lari, jalan lompat) akan dapat dilakukan dengan baik di pertengahan masa kanak-kanak, tetapi kemampuan koordinasinya masih kurang dan ini berimplikasi terhadap kemampuan anak-anak untuk belajar keterampilan yang kompleks.

Sementara itu tahun-tahun masa adolesen adalah waktunya pertumbuhan yang sangat cepat. Anak perempuan memasuki masa percepatan pertumbuhan lebih dahulu dibanding anak laki-laki,juga berhenti lebih cepat. Pertambahan tinggi badan lebih dahulu dialami sebelum pertambahan berat dan kekuatan.
Perubahan Bentuk dan Proporsi Tubuh
Gambar  di atas merupakan ilustrasi perubahan bentuk dan proporsi tubuh sampai dengan usia 2 tahun. Pertumbuhan dan perkembangan jasmani merujuk pada pengertian adanya perubahan besaran/jumlah/volume dan fungsi pada unsur sistem saraf, kerangka, dan otot.

Itulah artikel mengenai pertumbuhan dan perkembangan jasmani anak usia dini. Semoga bisa menjadi tambahan pengetahuan bagi para pembaca. Terima Kasih.
(Visited 18 times, 1 visits today)

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.